Buku Pertamaku >> Membongkar Kepentingan Ekonomi Politik Media Massa

by 15.10
Aku suka menulis, meski tak tahu apa alasannya. Suka begitu saja intinya. Sedari kecil begitu, aku suka menulis dan selalu menulis. 
Menulis di secarik kertas lalu terbuang entah kemana, menulis diary yang sering menggunakan bahasa alay dengan emosi yang lebay, menulis ulang pelajaran hingga ketiduran, dan menulis fiksi yang kadang berhenti ditengah jalan.
Aku hanya suka menulis, tanpa pernah berpikir untuk mengabadikannya.Hingga akhirnya aku dan komunitasku di JC (Journalistic Club) ditantang seorang Dosen untuk menulis sebuah buku.
awalnya itu menjadi sangat menarik, karena aku suka menulis. Ku pikir itu saja cukup (pikiran polos), tapi ternyata tidak. Banyak hal yang harus dipikirkan secara matang untuk menulis buku meski modal utamanya adalah mau menulis dan berani.

Desain Pertamaku - Mendesain Mug (Desain Grafis)

by 13.24
Kuliah di Jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang memang selalu membuat shock jantung. Selalu ada yang baru dan selalu membuatku belajar hal baru.
Awalnya aku hanya suka menulis dan menulis. Ya, ku pikir itu lah hal paling lama yang ku kuasai. (Lama mengusai belum tentu ahli, masih belajar). Namun, setelah benar-benar terjun ke dunia komunikasi dan media massa banyak hal baru.
Apa yang aku belum bisa akhirnya bisa, apa yang aku belum tahu akhirnya tahu dan setelah dipelajari bikin ketagihan untuk terus berkarya dan terus belajar lagi dan lagi dan lagi.
Salah satunya adalah belajar desain grafis. Dulu aku benar-benar nol dan hanya sekedar tahu apa itu adobe dan corel. Tapi sekarang, aku lebih dari sekedar tahu. aku bisa menggunakannya, bisa mengedit dan membuat desain. Dan ini menyenangkan.
Desainku pertama kali, di semester 3 dulu seperti ini,

Karya Iklan Pertamaku >> Iklan Workshop Carnaval SCTV

by 13.06
Bicara soal iklan.
Awalnya aku pikir iklan itu hal yang tidak penting yang mengganggu acara nonton di TV, bikin penuh jalan raya dan sukanya datang tanpa diundang. Seperti itu pemikiranku dijaman primitif.
Namun, pemikiran itu berubah setelah aku mengenal apa itu media massa dan apa itu advertising. Bersama teman-temanku satu komunitas "Air Brand Adv. Malang", kami belajar apa itu iklan, apa itu dunia kreatif dan betapa meneynangkan itu.
Hingga akhirnya aku membua karya iklan pertamaku bersama satu tim ku yang terdiri dari tiga orang. 
Karya ini masih jauh dari kata "baik", namun kami masih belajar dan akan terus belajar. Seperti slogan anak-anak Ai (sebutan akrab anggota komunitas Air Brand Adv. Malang) yakni >> TETAPLAH LAPAR, TETAPLAH BODOH
Selalu belajar dan berbagi, ^_^

Prototype adalah ???

by 11.29
Prototype adalah sebuah Javascript Framework yang dibuat untuk lebih memudahkan proses dalam membangun aplikasi berbasis web.


Metode Prototyping sebagai suatu paradigma baru dalam pengembangan sistem informasi, tidak hanya sekedar suatu evolusi dari metode pengembangan sistem informasi yang sudah ada, tetapi sekaligus merupakan revolusi dalam pengembangan sistem informasi manajemen
***
Prototyping  adalah proses yang bisa dilaksanakan secara berulang dengan tujuan untuk menghindarkan proses persetujuan formal secara periodik yang diperlukan dalam pendekatan pengembanga sistem secara tradisional.


Prototyping adalah proses yang digunakan untuk membantu pengembang perangakat lunak dalam membentuk model dari perangkat lunak yang harus dibuat.


Prototype memberikan ide bagi pembuat maupun tentang cara sistem dalam bentuk lengkapnya. Proses menghasilkan sebuah prototype disebut Prototyping


Untuk lebih jelasnya tentang apa itu Prototype baca disini,
http://yuliagroups.wordpress.com/pengertian-prototype/
http://ikavita.blogspot.com/2008/07/sistem-informasi-manajemen.html

Belajar dan berbagi,
^_^

Dasar-dasar Logika >>Kesesatan Berpikir (Penalaran)

by 10.32

 (Resume)
ü Kesesatan berpikir (penalaran) itu ?
Kesesatan Penalaran adalah argument yang sepertinya tampak benar, tapi setelah dibuktikan denga pemeriksaan, ternyata tidak benar.
Kesesatan penalaran dapat terjadi pada siapa saja, bukan karena kesesatan dalam fakta fakta, tetapi dari bentuk penarikan kesimpulan yang sesat, karena tidak dari premis-premis yang menjadi acuannya.

ü Empat Jenis Kesesatan Penalaran
·         Kesesatan relevansi
·         Kesesatan karena induksi yang lemah
·         Kesesatan praduga
·         Kesesatan ambiguitas

ü Jenis-jenis tersebut diatas, masih terbagi lagi menjadi beberapa sub-jenis, diantaranya :

Datanglah Kabar Baik

by 10.15

Masih dengan jawaban yang sama, yang berkali-kali di ulang. Hari ini pun sama, haruskah aku percaya. Pikrku, aku lelah dengan ini. Ini bukan menyerah, hanya rasa kecewa yang terjadi berulang. Namun, hatiku ingin percaya, sekali ini saja. Masih berharap dan menunggu datangnya kabar baik.

Kabar baik. Jika esok itu benar datang, sungguh akan menjadi keajaiban. Akh, aku kembali membayangkan bahagianya hari esok mendengar kabar baik. Baikkah jika aku membayangkan kebahagiaan itu. Awalnya begitu menyenangkan membayangkan itu. Tapi kini, justru jadi menakutkan. Takut itu hanya semu lagi dan lagi.

Aku ingin esok nyata. Esok ada kenyataan datangnya kabar baik. Baik yang membahagiakan.

Masih dalam harap,
29 Januari 2012

Masih Menunggu

by 10.13

Menunggu membuatku melangkah semu
Satu, dua, tiga hari berlalu
Tanpa kata pasti yang menyimpulkan
Tanpa karya pasti yang menentramkan
Emosiku jadi tak menentu
Sekelebat rasa senang, sedih, takut, bimbang menyambar
Dan yang ku lakukan tetap menunggu
Sebenarnya hanya itu
Hanya menunggu
Bagaimana ini?
Masihkah harus menunggu.
Lagi….


Diberdayakan oleh Blogger.